Qu mengatakan perang dagang antara China dan AS hingga saat ini tidak terlalu berdampak ke perusahaan tersebut karena produksinya dapat berfokus untuk pangsa pasar dalam negeri maupun pasar negara-negara baru di luar AS.
Pabrik Geely Holding Group
Pada 2024, total penjualan Geely Group mencapai sekitar 3,337 juta kendaraan, menempati peringkat ke-10 di dunia. Penjualan NEV mencapai sekitar 1,488 juta unit atau meningkat 52 persen dibandingkan tahun sebelumnya, dan menyumbang 45 persen dari total penjualan.
Geely memiliki berbagai merek otomotif, termasuk Geely Auto, Geely Galaxy, Lynk & Co, ZEEKR, Volvo Cars, Polestar, Lotus, dan Farizon Auto, yang masing-masing memiliki posisi pasar berbeda dan aktif bersaing di pasar global.
Grup ini juga mengoperasikan pabrik kendaraan, baterai, dan powertrain berkelas dunia, serta jaringan penjualan dan layanan purna jual yang luas di seluruh dunia.
Wakil Presiden Senior Geely Auto Wang Ruiping mengatakan perusahaan tersebut yakin bahwa diperlukan skenario aplikasi mobil yang berbeda di negara yang berbeda karena selera pelanggan juga berbeda.
“Tidak ada satu teknologi pun yang dapat mencakup semua skenario di semua negara. Atas pertimbangan ini, kami membuat tiga jenis sistem penggerak yaitu ICE, hybrid plus dan EDU. Jadi ketiganya akan dibagi di tiga pasar berbeda,” kata Wang dalam kunjungan ke pabrik Geely Holding Group di kabupaten Changxing, provinsi Zhejiang, China pada awal Juni 2025.
“Internal Combustion Engine” (ICE) adalah mesin pembakaran yang menggunakan bahan bakar fosil (bensin/solar), hybrid plus adalah kombinasi motor listrik dan ICE sehingga dapat beroperasi dengan listrik tapi dapat menempuh perjalanan lebih jauh sedangkan “Electric Drive Unit” (EDU) adalah sistem penggerak yang sepenuhnya menggunakan listrik terintegrasi dan sangat efisien ditambah desain yang kompak dan ringan.















