MATASEMARANG.COM – Tim Pengabdian Masyarakat dari Jurusan Teknik Mesin bersama P3M Politeknik Negeri Semarang (Polines) mengadakan pelatihan dan serah terima mesin parut peras santan kelapa dan kepada pelaku UMKM Pukis Irak wilayah di Kota Semarang pada tanggal 26 Agustus 2025 lalu.
Kegiatan ini bertujuan meningkatkan kapasitas produksi serta kualitas hasil produksi santan kelapa masyarakat setempat.
Ketua tim Ir. Riles M. Wattimena, M.T., menjelaskan bahwa mesin parut peras kelapa yang diberikan dirancang satu mesin bisa memproses pemarut kelapa dan pemeras santan kelapa, menggunakan mesin pengerak motor bensin.
“Dengan demikian mesin tersebut bisa di gunakan berpindah-pindah lokasi, proses produksi bisa lebih cepat, higienis, dan efisien,” ujarnya Selasa 26 Agustus 2025.
Riles menyebutkan, mesin yang ada di pasaran pemarut dan pemeras santan kelapa terpisah masing-masing, berbeda dengan inovasi yang dari timnya.
“Mesin yang kami memungkinkan 2 proses (parut dan peras) diproses di satu mesin. Hasil produksi santan lebih banyak merata dengan waktu yang lebih singkat,” tambahnya.
Tidak hanya pemberian mesin semata, Riles menjelaskan bahwa pelatihan yang diberikan meliputi cara pengoperasian mesin pemarut dan pemeras santan kelapa.
Pelatihan juga berisi tentang teknik pengaturan proses produksi santan banyak dengan cara putaran pemarut lebih cepat sehingga proses pemeras santan juga berfungsi memeras lebih banyak produksi santan.
Selain itu, pelatihan tentang prosedur keamanan penggunaan mesin diperlukan karena lubang pemasukan buah kelapa di mesin besar ukurannya.


















