Okupansi Hotel Tembus 80 Persen, MTQ Nasional di Semarang Diharap Dongkrak Ekonomi

Penjabat Ketua BPD PHRI Jawa Tengah Albert Dwijaya (foto: Pemprov Jateng)
Penjabat Ketua BPD PHRI Jawa Tengah Albert Dwijaya (foto: Pemprov Jateng)

Selain itu, PHRI telah berkoordinasi dengan jaringan hotel di area penyangga sekitar Kota Semarang untuk mengantisipasi lonjakan pemesanan kamar agar tidak ada tamu yang terlantar.

Dorong Promosi Produk Otentik dan Wisata Lokal

Pemerintah Provinsi Jawa Tengah menyambut baik respons positif pasar. Wakil Gubernur Jawa Tengah, Taj Yasin Maimoen, memproyeksikan perputaran uang selama perhelatan nasional ini dapat menembus angka fantastis.

Melalui integrasi event pendukung seperti job fair, pasar rakyat UMKM, hingga Pawai Ta’aruf, Pemprov Jateng menargetkan dampak ekonomi langsung bagi masyarakat lokal.

Bacaan Lainnya
BACA JUGA  Cegah Keracunan, BGN Buka 60.000 Lowongan "Chef" untuk Dapur MBG

“Potensi pergerakan ekonomi, kita sudah promosikan berbagai kegiatan lain. Kita berharap ada Rp1,2 triliun, kita hitung dengan BPS kemarin. Termasuk promosi wisata Kota Semarang dan sekitarnya,” kata Taj Yasin.

Taj Yasin dan PHRI kompak mengimbau para pelaku UMKM untuk memanfaatkan momen langka ini secara agresif dalam mempromosikan oleh-oleh dan kuliner otentik khas Jawa Tengah kepada wisatawan nusantara.

Pos terkait