Indonesia Harus Cicil Utang Kereta Cepat Whoosh Rp1 Triliun per Warsa Selama 80 Tahun!

Kereta Cepat Jakarta -Bandung "Whoosh"
Kereta Cepat Jakarta - Bandung "Whoosh" yang dapat memangkas waktu perjalanan ke Bandung hanya 45 menit. ANTARA/Fitra Ashari
  • Kalau segini saja cukuplah ditangani oleh satu SMV di bawah Kementerian Keuangan, kata Menkeu Purbaya

MATASEMARANG.COM – Pemerintah Indonesia menanggung utang jumbo dalam megaproyek transportasi kereta cepat Whoosh Bandung-Jakarta, yang saat ini masih membukukan kerugian.

Pemerintah wajib bayar angsuran sekitar Rp1 triliun per tahun selama 80 tahun. Jadi cicilan ini harus ditanggung dua hingga tiga generasi bangsa Indonesia.

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengungkapkan restrukturisasi utang proyek Kereta Cepat Jakarta-Bandung (KCJB) atau Whoosh menggunakan skema cicilan sekitar Rp1 triliun per tahun dengan tenor hingga 80 tahun.

Bacaan Lainnya
BACA JUGA  Chery Tiggo Cross Terbakar di Tol, PT CSI: Kami masih Menyelidiki

“Total utang besar, tapi sudah direstrukturisasi 80 tahun, cicilannya Rp1 triliun atau sedikit di bawah dari tahun ke tahun. Ada yang tinggi, ada yang rendah,” kata Purbaya dalam taklimat media di Jakarta, Selasa.

Ia menilai beban dari skema restrukturisasi tersebut relatif lebih ringan dari perkiraan sehingga masih dapat ditangani oleh Kementerian Keuangan.

Purbaya sebelumnya telah menyampaikan akan melibatkan perusahaan special vehicle mission (SMV) atau Badan Layanan Umum (BLU) di bawah Kemenkeu untuk mengelola utang KCJB di bawah pemerintah.

BACA JUGA  Prabowo Instruksikan Jalur Kereta Cepat Berlanjut Jakarta-Surabaya

Sejauh ini, ia mempertimbangkan Indonesia Investment Authority (INA) serta PT Sarana Multi Infrastruktur (SMI) untuk menjalankan mandat tersebut. Namun, mengingat beban cicilan yang relatif lebih ringan, ia membuka peluang menunjuk hanya satu SMV untuk mengelola utang Whoosh.

“Saya cuma lihat bebannya setiap tahun seperti apa. Kalau segini saja cukuplah ditangani oleh satu SMV di bawah Kementerian Keuangan,” ujarnya menambahkan.

Pos terkait