Indonesia Harus Cicil Utang Kereta Cepat Whoosh Rp1 Triliun per Warsa Selama 80 Tahun!

Kereta Cepat Jakarta -Bandung "Whoosh"
Kereta Cepat Jakarta - Bandung "Whoosh" yang dapat memangkas waktu perjalanan ke Bandung hanya 45 menit. ANTARA/Fitra Ashari

Proses peralihan tanggung jawab pengelolaan utang proyek KCJB dari Danantara ke Kemenkeu direncanakan pada 15 September 2026.

Usai dialihkan ke pemerintah, Menkeu Purbaya berencana mengembangkan proyek Whoosh ke wilayah lainnya. Ia menargetkan jalur Whoosh dapat diperpanjang hingga ke Jawa Timur.

“Nanti kami tarik ke Jawa Timur. Kan jadi punya saya (pemerintah), punya SMV kan itu kereta cepatnya. Kami akan tarik ke Jawa Timur. Saya sudah bicara dengan Menteri Keuangan China dan siapa yang berwenang di sana, sepertinya mereka tertarik,” tuturnya.

Bacaan Lainnya
BACA JUGA  Pasokan Melimpah, Harga Cabai dan Telur Turun

Sebelumnya, Purbaya menjelaskan pelibatan perusahaan di bawah Kemenkeu dalam proses restrukturisasi utang Whoosh akan memberikan keuntungan hingga Rp800 miliar per tahun.

Ia pun meyakini SMV atau BLU Kemnekeu memiliki kemampuan yang memadai untuk mengelola utang Whoosh.

Menurut Purbaya, salah satu perusahaan SMV dapat membukukan keuntungan sekitar Rp3 triliun hingga Rp4 triliun per tahun. [Ant]

Pos terkait