Proses peralihan tanggung jawab pengelolaan utang proyek KCJB dari Danantara ke Kemenkeu direncanakan pada 15 September 2026.
Usai dialihkan ke pemerintah, Menkeu Purbaya berencana mengembangkan proyek Whoosh ke wilayah lainnya. Ia menargetkan jalur Whoosh dapat diperpanjang hingga ke Jawa Timur.
“Nanti kami tarik ke Jawa Timur. Kan jadi punya saya (pemerintah), punya SMV kan itu kereta cepatnya. Kami akan tarik ke Jawa Timur. Saya sudah bicara dengan Menteri Keuangan China dan siapa yang berwenang di sana, sepertinya mereka tertarik,” tuturnya.
Sebelumnya, Purbaya menjelaskan pelibatan perusahaan di bawah Kemenkeu dalam proses restrukturisasi utang Whoosh akan memberikan keuntungan hingga Rp800 miliar per tahun.
Ia pun meyakini SMV atau BLU Kemnekeu memiliki kemampuan yang memadai untuk mengelola utang Whoosh.
Menurut Purbaya, salah satu perusahaan SMV dapat membukukan keuntungan sekitar Rp3 triliun hingga Rp4 triliun per tahun. [Ant]


















