Pemprov Jateng Gandeng Jepang Benahi Rawapening

“Tadi sudah membuat MoU dengan Jepang terkait dengan ekonomi terbarukan, kemudian beberapa investasi yang nantinya akan didatangkan dari Jepang ke tempat kita,” katanya.

Menurut Luthfi, kerja sama tersebut sebagai upaya penguatan ekonomi hijau (green economy) dan ekonomi baru, termasuk pengembangan kawasan danau sebagai bagian dari strategi pembangunan berkelanjutan.

“‘Green economy’ dan ekonomi baru menjadi prioritas utama. Jepang lebih maju di bidang itu dan akan kita manfaatkan,” katanya.

Bacaan Lainnya
BACA JUGA  Satgas Saber PP Ancam Cabut Izin Usaha Tengkulak

Pemprov Jateng juga mendorong Rawapening menjadi lokasi proyek percontohan, dengan dukungan hibah maupun transfer teknologi dari Prefektur Shiga, yang memiliki pengalaman panjang dalam pengelolaan Danau Biwa, danau terbesar di Jepang.

Sementara itu, Kepala Seksi Dinas Perdagangan, Perindustrian, Pariwisata, dan Tenaga Kerja Prefektur Shiga Takeshi Tominaga mengatakan pihaknya melihat potensi kolaborasi jangka panjang karena kesamaan karakteristik kedua wilayah.

Dalam kerja sama internasional, kata dia, salah satu kata kunci penting adalah lingkungan Jateng dan Shiga memiliki kesamaan karena sama-sama memiliki danau.

BACA JUGA  Unsoed Perkuat Jejaring Global lewat Kunjungan Akademisi Senior Jepang

Ia menegaskan bahwa kunjungan itu bukan sekadar seremoni, melainkan langkah awal menuju kerja sama konkret.

“Kami telah melihat langsung kondisi di lapangan dan mendapatkan sejumlah ide untuk ditindaklanjuti bersama,” katanya. [Ant]

Pos terkait