Penerima Bisyaroh di Kota Semarang Hampir Tembus 10.000 Orang

Khusus bagi modin, Pemerintah Kota Semarang memberikan bisyaroh sebesar Rp1.000.000 setiap bulan yang disalurkan secara triwulanan.

Komitmen tersebut disampaikan Agustina saat menghadiri Pengukuhan Pengurus Paguyuban Pengurus Jenazah Semarang (P2JS)/Modin Kota Semarang periode 2026–2031 sekaligus membuka Pelatihan Pemulasaraan Jenazah bagi modin se-Kota Semarang di Rumah Dinas Wali Kota Semarang.

Sebanyak 18 pengurus P2JS periode 2026–2031 yang diketuai Widodo Lestari, S.Ag. resmi dikukuhkan. Sementara itu, pelatihan pemulasaraan jenazah dilaksanakan secara bertahap selama dua hari agar dapat diikuti seluruh 1.000 modin di Kota Semarang.

Bacaan Lainnya
BACA JUGA  Semarak 17-an Resmi Dibuka, Warga Semarang Diharapkan Kompak Bangun Negeri

Dalam kesempatan tersebut, Agustina kembali menegaskan komitmennya untuk memastikan seluruh modin di Kota Semarang mendapatkan bisyaroh sebagai bentuk penghargaan atas pengabdian mereka.

“Saya berkomitmen bahwa semua modin harus dapat bisyaroh ini. Mereka menjalankan tugas kemanusiaan yang sangat mulia, hadir mendampingi warga di saat-saat paling sulit. Pemerintah Kota harus memberikan dukungan dan penghargaan yang layak atas pengabdian tersebut,” tuturnya.

Agustina juga menyampaikan apresiasi kepada para modin yang tidak hanya bertugas mengurus pemulasaraan jenazah, tetapi juga menjadi penguat bagi keluarga yang sedang berduka.

BACA JUGA  Djoko Riyanto Dilantik Sebagai Ketua Dekranasda Kota Semarang, Fokus Pemberdayaan Pengrajin Lokal

Menurutnya, peran tersebut merupakan bagian penting dari pelayanan sosial yang selama ini menjadi kekuatan masyarakat Kota Semarang.

Ke depan, Pemerintah Kota Semarang akan terus mengevaluasi dan memperluas cakupan penerima bisyaroh seiring pertumbuhan jumlah penduduk dan kebutuhan pelayanan di tingkat kelurahan.

Pos terkait