Perempuan Lebih Banyak Alami Masalah kesehatan Jiwa

Pemerintah, kata Yunita, melakukan upaya promotif, preventif, kuratif dan rehabilitatif terkait penanganan masalah kesehatan jiwa.

Promotif, yakni upaya untuk menjaga masyarakat yang sehat jiwa itu tetap sehat jiwa. Kemudian upaya preventif atau pencegahan masyarakat yang berisiko masalah kesehatan jiwa tidak sampai jatuh ke masalah atau gangguan jiwa.

“Upaya preventifnya itu adalah dilakukan dengan deteksi dini. Kemudian, upaya kuratif dan rehabilitatif ini bagi yang sudah mengalami gangguan,” katanya dikutip Antara.

Dia menambahkan, skrining kesehatan jiwa dapat dilakukan untuk deteksi dini dan pencegahan. Skrining bisa dilakukan di Puskesmas dan saat ini hampir seluruh Puskesmas di Jakarta sudah menyediakan psikolog klinis. ***
 

BACA JUGA  AKBP Veronica Ukir Sejarah, Perempuan Pertama yang Jadi Kapolres Batang

Pos terkait