MATASEMARANG.COM – Maraknya pelecehan seksual yang terjadi baik di lingkungan stasiun maupun di dalam kereta api, KAI Daop 4 Semarang berupa melakukan pencegahan. Salah satunya dengan melakukan sosialisasi melalui talk show dan penandatanganan petisi dukungan anti pelecehan seksual.
KAI Daop 4 Semarang menggandeng Indonesian Railway Preservation Society (IRPS) wilayah Semarang menggelar kegiatan talkshow dan sosialisasi pencegahan pelecehan seksual bertema “Naik Kereta Asyik Nggak Toksik”.
Acara ini diadakan untuk memberikan edukasi kepada masyarakat terkait pentingnya menjaga keamanan perjalanan kereta api serta meningkatkan kesadaran akan bahaya pelecehan seksual di ruang publik, khususnya di lingkungan perkeretaapian.
Talkshow menghadirkan narasumber dari berbagai bidang yang berkompeten, di antaranya Kepala KAI Daop 4 Semarang Daniel Johannes Hutabarat, perwakilan Polrestabes Semarang Iptu Nunuk Suprihatin, psikolog dari DP3A Desi Maulia, serta influencer sosial Adella Wulandari.
Kolaborasi lintas sektor ini diharapkan dapat memperkuat pemahaman masyarakat dari aspek hukum, psikologis, hingga kampanye publik.
Kepala Daop 4 Semarang Daniel Johannes Hutabarat menyampaikan KAI terus berkomitmen menghadirkan layanan transportasi yang aman dan bebas dari pelecehan.
“KAI masih terus berkomitmen bahwa pelanggan harus merasa aman, nyaman, kemudian juga inklusif. Pelecehan sendiri merupakan hal yang sangat tidak dibenarkan di kereta api. Melalui kegiatan ini, kami mengajak masyarakat untuk berani bersuara dan bersama-sama mencegah segala bentuk pelecehan di lingkungan kereta api,” kata Daniel.


















