MATASEMARANG.COM – Menteri Komunikasi dan Digital (Menkomdigi) Meutya Hafid mengumumkan bahwa platform gim Roblox telah mematuhi secara penuh PP Tunas sebagai regulasi yang menjaga anak Indonesia aman di ruang digital. Platform ini berkomitmen menyiapkan pengaturan khusus terkait akses gim terhadap anak-anak.
Beberapa pengaturan akses gim untuk anak Indonesia yang diterapkan Roblox adalah penutupan fitur komunikasi dengan pengguna yang tidak dikenal serta kewajiban melakukan verifikasi usia dengan teknologi facial recognition.
“Jadi kami apresiasi Roblox yang sudah menyampaikan komitmen kepatuhan, di mana Roblox sudah memulai untuk melakukan age verification atau verifikasi usia terhadap seluruh user-nya,” kata Meutya dalam konferensi pers perkembangan PP Tunas di Kantor Kementerian Komdigi, Jakarta, Kamis.
Dengan kepatuhan Roblox terhadap PP Tunas, itu artinya delapan platform digital yang ditetapkan menjalani implementasi awal aturan ini sudah semua memenuhi ketentuan yang ditetapkan.
Menurut Meutya, kepatuhan Roblox terhadap PP Tunas dicapai setelah melakukan diskusi panjang antara perwakilan platform dengan pemerintah Indonesia.
Dari diskusi itu disepakati bahwa Roblox harus melakukan verifikasi usia kepada seluruh penggunanya di Indonesia termasuk untuk pengguna dewasa.
23 Juta Pemain Anak
Roblox mencatat di Indonesia ada sekitar 23 juta pemain anak-anak dari total pemain yang berjumlah 45 juta. Aturan ini akan berlaku kepada puluhan juta pemain tersebut.
Verifikasi usia nantinya dijadikan dasar oleh Roblox untuk menentukan gim-gim yang sesuai dengan usia pemilik akun.


















