Rupiah dan IHSG Menghijau usai Layu selama Beberapa Hari Terakhir

“Namun, penguatan akan terbatas mengingat sentimen domestik yang masih negatif. Sentimen yang telah memburuk menjadi krisis kepercayaan,” ungkap Lukman.

IHSG Menguat

IHSG Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Selasa pagi bergerak menguat mengikuti bursa saham global, seiring ekspektasi akan meredanya konflik antara Iran dengan Israel.

Bacaan Lainnya
BACA JUGA  Rupiah Mulai Berotot di Posisi Rp17.900 per Dolar AS

IHSG dibuka menguat 2,55 poin atau 0,05 persen ke posisi 5.344,69. Sementara itu, kelompok 45 saham unggulan atau Indeks LQ45 naik 1,22 poin atau 0,23 persen ke posisi 528,30.

“Kiwoom Research sarankan mempertimbangkan dividend investing sebagai salah satu strategi defensif yang menarik, apalagi ketika momentum pasar sedang sulit menghasilkan capital gain dalam jangka pendek, investor setidaknya masih memperoleh cash return melalui dividen sambil mengakumulasi saham-saham berkualitas pada valuasi yang jauh lebih murah dibanding beberapa bulan lalu,” ujar Head of Research Kiwoom Sekuritas Liza Camelia Suryanata dalam kajiannya di Jakarta, Selasa.

BACA JUGA  Dorong Tata Kelola Transparan, Bank Jateng Syariah Digitalisasi Manajemen Pesantren

Dari mancanegara, Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump terus mendorong tercapainya gencatan senjata antara Iran dengan Israel, serta menegaskan negosiasi damai dengan Iran masih berlangsung. ***

Pos terkait