Namun, konsistensi permainan masih menjadi persoalan. Inggris telah kebobolan enam gol dan beberapa kali memberi lawan peluang untuk kembali ke pertandingan.
Tuchel juga mengakui timnya melakukan banyak kesalahan teknis dan bermain kurang cepat ketika menyingkirkan Norwegia.
Argentina
Prestasi terbaik dalam Piala Dunia: Juara 1978, 1986, dan 2022.
Jalur menuju semifinal: Menang 3-0 atas Aljazair (Grup J); menang 2-0 atas Austria (Grup J); menang 3-1 atas Yordania (Grup J); menang 3-2 atas Tanjung Verde setelah perpanjangan waktu (32 besar); menang 3-2 atas Mesir (16 besar); menang 3-1 atas Swiss setelah perpanjangan waktu (perempat final).
Penampil terbaik: Lionel Messi, delapan gol.
Argentina tinggal dua kemenangan lagi untuk menjadi negara pertama yang mampu mempertahankan gelar Piala Dunia sejak Brasil melakukannya pada 1958 dan 1962.
Albiceleste juga selalu menang dalam enam pertandingan, meski membutuhkan perpanjangan waktu untuk melewati Tanjung Verde dan Swiss.
Messi tetap menjadi pusat permainan pada penampilan Piala Dunia keenamnya. Pemain berusia 39 tahun itu telah mencetak delapan gol dan bersaing dengan Mbappe di posisi teratas daftar pencetak gol.
Ia juga memberikan umpan dari sepak pojok yang dituntaskan Alexis Mac Allister untuk membuka keunggulan atas Swiss.
Produktivitas dan mentalitas menjadi kekuatan Argentina. Tim asuhan Lionel Scaloni mencetak 17 gol, terbanyak di antara empat semifinalis, serta mampu bangkit dari ketertinggalan 0-2 untuk menundukkan Mesir 3-2 pada babak 16 besar.

















