- Standarisasi kurikulum inti Teknologi Pendidikan nasional.
- Peluncuran program mikrokredensial untuk mendukung fleksibilitas belajar mahasiswa di luar kampus.
- Peluncuran 3 buku referensi baru serta penguatan jurnal internasional bereputasi.
Peran Guru dan Nilai Kemanusiaan Tetap Utama
Acara ini dibuka resmi oleh Kepala Brida Jawa Tengah, Drs. Mohammad Arief Irwanto, M.Si., mewakili Pemerintah Provinsi Jawa Tengah. Arief mengingatkan bahwa secanggih apa pun teknologi, peran pendidik sebagai figur penanam nilai tidak boleh tergeser.
“Teknologi harus menjadi sarana menciptakan pembelajaran yang efektif dan inklusif hingga daerah terpencil. Namun, etika serta kemanusiaan harus tetap menjadi fondasi utama,” pesan Arief.
Selain konferensi ilmiah, agenda tiga hari ini diisi dengan penganugerahan penghargaan bagi tokoh inspiratif bidang teknologi pendidikan serta perlombaan inovasi mahasiswa tingkat nasional sebagai pijakan mencetak generasi unggul menuju Indonesia Emas 2045.

















