“Dulu saya hanya bisa memanggang dua loyang sekaligus. Sekarang bisa empat hingga enam loyang dengan waktu lebih singkat. Hasilnya juga lebih merata,” katanya.
Pemilik UMKM yang lain Gunarti menyambut baik inisiatif ini dan berharap kerja sama serupa dapat terus berlanjut.
“Pemberian teknologi tepat guna seperti ini sangat membantu kami untuk berkembang dan meningkatkan pendapatan,” ujarnya.
Melalui program ini, tim pengabdian masyarakat berharap dapat mendorong kemandirian ekonomi desa, khususnya di sektor kuliner.
Ke depan, program pendampingan lanjutan akan dilakukan untuk membantu UMKM dalam manajemen produksi dan pemasaran digital.


















