Titik Api Kembali Muncul di TPA Degayu Pekalongan

Petugas Satpol PP Damkar bersama BPBD dan DLH Kota Pekalongan menyemprotkan air ke timbunan sampah yang terbakar di TPA Degayu, Kota Pekalongan (Foto: Pemkot Pekalongan)
Petugas Satpol PP Damkar bersama BPBD dan DLH Kota Pekalongan menyemprotkan air ke timbunan sampah yang terbakar di TPA Degayu, Kota Pekalongan (Foto: Pemkot Pekalongan)

Area yang terdampak musibah kebakaran diperkirakan mencapai luas satu hektare, terutama terkonsentrasi di sisi timur hingga bagian utara kawasan TPA Degayu.

Sebagian titik api diketahui berada di area bekas lokasi kebakaran sebelumnya yang kemudian merembet cepat ke tumpukan sampah kering di sekitarnya.

Guna mempercepat proses pemadaman, Damkar mengerahkan dua unit mobil pemadam dengan dukungan dua unit tangki air bantuan dari BPBD serta DLH Kota Pekalongan.

Bacaan Lainnya

Penanganan teknis pemadaman di area berdebu tersebut juga diperkuat dengan bantuan pasokan mesin pompa dan selang dari PLN UP3 Pekalongan.

Selain dukungan armada darat, pemadaman kini turut diperkuat dengan peralatan canggih bantuan dari Kementerian Lingkungan Hidup yang telah dioperasikan oleh DLH.

Peralatan khusus tersebut dirancang agar mampu menembus masuk ke dalam timbunan sampah padat sehingga penyiraman air jauh lebih efektif mendinginkan sumber panas di dasar TPA.

“Alatnya bisa masuk ke timbunan sampah, jadi harapannya air bisa masuk sampai ke dalam,” katanya.

Kukuh menambahkan bahwa meskipun seluruh titik api utama berhasil dipadamkan sebelum waktu salat Jumat, tingkat kewaspadaan petugas di lokasi tetap menjadi prioritas.

Petugas gabungan secara berkala terus melakukan pemantauan bersama DLH demi memastikan tidak ada lagi sisa titik panas yang berpotensi memicu kebakaran susulan.

Koordinasi lintas instansi terus diperketat agar langkah penanganan darurat dapat segera diluncurkan secara cepat apabila ditemukan indikasi awal munculnya asap kembali.

Pos terkait