Trans Semarang Terapkan “Full Cashless” Tahun Depan

Kepala Dinas Perhubungan Kota Semarang Danang Kurniawan (matasemarang.com/ Lia Dina)
Kepala Dinas Perhubungan Kota Semarang Danang Kurniawan (matasemarang.com/ Lia Dina)
  • Tahun depan pembayaran BRT Trans Semarang akan diubah ke nontunai
  • Transformasi cara bayar ini berfokus pada edukasi publik dan pembenahan sistem pelayanan

MATASEMARANG.COM – Pemerintah Kota (Pemkot) Semarang melalui Dinas Perhubungan (Dishub) menargetkan seluruh koridor layanan Trans Semarang menerapkan sistem pembayaran penuh nontunai (full cashless) secara menyeluruh pada tahun depan.

Langkah tegas ini diambil bukan semata-mata untuk mengejar target penerimaan daerah, melainkan sebagai upaya sistemik dalam menekan potensi kecurangan, kebocoran retribusi, serta kesalahan manusia (human error) dalam tata kelola keuangan angkutan umum.

BACA JUGA  10 RTLH hingga Pembangunan Fisik Berhasil Dilaksanakan dalam TMMD Sengkuyung Tahap III 2025 Kota Semarang

Kepala Dinas Perhubungan Kota Semarang Danang Kurniawan menegaskan bahwa transformasi cara bayar ini murni berfokus pada edukasi publik dan pembenahan sistem pelayanan, bukan berorientasi pada pencapaian angka Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Bacaan Lainnya

“Terkait dengan sistem pembayaran itu tidak ada kaitannya dengan PAD. Ini hanya mengubah kebiasaan masyarakat yang biasanya menggunakan uang tunai menjadi nontunai,” tegas Danang, Rabu, 23 September 2026.

BACA JUGA  Kota Semarang Sukses Turunkan Inflasi Harga Beras

Senada dengan hal tersebut, Kepala BLU Trans Semarang Haris Setyo Yunanto menjelaskan bahwa sistem pembayaran tunai di lapangan memiliki celah kerawanan yang dapat diminimalisasi melalui digitalisasi transaksi.

“Dengan metode cashless, kita bisa meminimalisasi serta mengurangi potensi kecurangan maupun human error oleh petugas di lapangan. Selain itu, langkah ini mendukung status Kota Semarang sebagai smart city agar kebiasaan masyarakat ikut berkembang mengikuti zaman,” kata Haris.

Penerapan sistem full cashless ini diawali secara bertahap dari Koridor 1 rute Terminal Mangkang – Penggaron PP, bersamaan dengan peluncuran armada bus listrik baru. 

Pos terkait