3 Kali Banjir dalam Setahun di Grobogan, BBWS Diminta Segera Lakukan Normaliasasi Sungai

Banjir terjadi di Tegowanu Kabupaten Grobogan
Banjir terjadi di Tegowanu Kabupaten Grobogan

MATASEMARANG.COM – Banjir kembali terjadi di Desa Tanggirejo, Kecamatan Tegowanu, Kabupaten Grobogan.

Bahkan dalam setahun terakhir, banjir yang melanda wilayah tersebut terhitung sudah terjadi sebanyak tiga kali.

Oleh karena itu, normalisasi dirasa menjadi hal yang harus segera dilakukan agar warga bebas dari ancaman banjir di wilayah tersebut.

Bacaan Lainnya
BACA JUGA  Habiskan Rp5 Miliar, Dewan Minta Pengadaan Seragam Batik Siswa Kendal Ditunda

Wakil Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin menyatakan, pihak Pemprov akan berkoordinasi dengan pemerintah kabupaten, untuk membantu Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) memetakan Daerah Aliran Sungai (DAS) mana yang perlu segera dinormalisasi.

“Kalau bisa dibantu bareng-bareng, akan lebih cepat. Kita hitung mana yang perlu dinormalisasi, mana yang bisa dikerjakan bersama. Prinsipnya gotong royong,” ujar Gus Yasin.

Dia melihat, banjir yang terjadi disebabkan oleh kerusakan lingkungan di daerah hulu dan bantaran sungai.

BACA JUGA  Pemprov Jateng: Banjir Semarang-Demak Tak Ada Hubungannya dengan Pembangunan Tol

“Bantaran sungai jangan dijadikan lahan pertanian. Kalau menanam pisang atau ketela di sana, saat banjir datang, semua hanyut, jadi sampah dan memperparah kondisi,” ungkap Gus Yasin, sapaan akrabnya.

Untuk mengatasi banjir di lokasi tersebut, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jateng telah menyiagakan empat pompa air di lokasi banjir.

“Kita tidak bisa hanya menunggu air surut. Kalau bisa, kita cari tambahan pompa lagi agar warga cepat pulang ke rumah masing-masing,” ujarnya.

BACA JUGA  Polisi Minta Masyarakat Tak Sembarangan Terjang Genangan

Untuk jangka panjang, Pemprov tengah mengkaji pemasangan sistem peringatan dini atau Early Warning System (EWS), agar warga bisa lebih waspada terhadap potensi banjir berikutnya.

Pos terkait