“Kami berharap, pelatihan ini menjadi titik awal bagi mereka untuk tidak hanya mengelola keuangan pribadi dengan baik, tetapi juga menjadi usahawan sukses yang memberi manfaat bagi santri dan masyarakat sekitar,” tambah Djoko.
Harapannya, sinergi antara Kemenag dan Bank Jateng ini dapat menjadi langkah awal untuk menumbuhkan jiwa wirausaha, sekaligus memperkuat peran lembaga keagamaan dalam membangun kemandirian ekonomi dan sosial di Kabupaten Blora. (AD)


















