Tidak hanya berfokus pada pemilih, KPU Kota Semarang memanfaatkan dana hibah ini untuk memfasilitasi partai politik dalam mengenalkan program kerja mereka ke publik melalui media digital.
“Kami memfasilitasi partai politik untuk menyampaikan dan mengenalkan visi-misinya kepada masyarakat luas lewat tayangan podcast, dan saat ini pengerjaannya sudah hampir selesai,” bebrnya.
Guna mematangkan fondasi penyelenggaraan pesta demokrasi mendatang, rangkaian pemanfaatan dana hibah 2026 ini ditutup dengan agenda akademis dan teknis. KPU menggelar seminar kepemiluan, Focus Group Discussion (FGD) terkait aktanisasi, hingga lokakarya khusus sebagai langkah awal persiapan menghadapi Pemilu 2029. [AZM]


















