Diare, 2.000-an Siswa Jalani Survei Epidemiologi usai Konsumsi MBG

Menurut Aris, survei dilakukan dengan penyebaran kuesioner kepada pelajar yang memuat pertanyaan terkait makanan yang dikonsumsi, cita rasa, serta gejala yang dirasakan setelah mengonsumsi MBG.

“Bagi pelajar yang tidak hadir di sekolah, survei akan dilakukan dengan mendatangi rumah masing-masing agar seluruh sasaran dapat terdata,” katanya.

Hasil survei epidemiologi tersebut nantinya akan dianalisis bersamaan dengan hasil uji laboratorium untuk mengetahui penyebab dan kemungkinan jenis bakteri yang memicu keluhan kesehatan pada pelajar.

Bacaan Lainnya
BACA JUGA  Batik Air Nyaris Tergelincir di Bandara Soetta, Begini Penjelasan Manajemen

Secara terpisah Kepala Bidang Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (P2P) Dinas Kesehatan Tulungagung, dr. Aris Setiawan mengatakan pihaknya segera mengirim sampel makanan ke Balai Besar Laboratorium Kesehatan (BBLK) Surabaya untuk uji laboratorium.

“Kami sudah mengambil sampel menu MBG yang dikonsumsi pelajar SMK Negeri 3 Boyolangu. Sampel tersebut akan kami kirim ke BBLK Surabaya untuk dilakukan uji laboratorium,” kata Aris. [Ant]

Pos terkait