Kolaborasi Empat Pilar untuk Inovasi Berkelanjutan
Rektor Unsoed menambahkan bahwa konsep desa masa depan harus mampu mengintegrasikan teknologi untuk membuka akses pasar, memperluas pembiayaan, melayani publik secara transparan, serta mengelola potensi wilayah.
Menurut Akhmad Sodiq, keberhasilan ekosistem desa membutuhkan sinergi empat pilar utama: pemerintah, dunia usaha, perguruan tinggi, dan masyarakat setempat.
“Apabila seluruh kekuatan tersebut disatukan, saya yakin kita dapat membangun desa dengan pendekatan yang lebih komprehensif,” kata Akhmad Sodiq.
Sementara itu, Ketua LPPM Unsoed Prof. Elly Tugianti menyampaikan bahwa program Desa BRILian 2026 Batch 2 merupakan sarana aktualisasi Tridharma Perguruan Tinggi yang menghubungkan riset akademis dengan kebutuhan empiris masyarakat.
“Hubungan perguruan tinggi dan desa bukan hubungan satu arah. Desa belajar dari perguruan tinggi, tetapi perguruan tinggi juga belajar dari desa,” tutur Elly Tugianti.
Melalui program ini, para peserta diajak mengenali potensi sektor unggulan daerah, seperti pertanian, perikanan, UMKM, ekonomi kreatif, hingga pariwisata untuk dikembangkan menjadi produk inovatif yang berdaya saing panjang.


















