DPRD Kota Semarang Dorong Generasi Muda Melek Politik lewat Program Youth Parliamentary

Mahasiswa beraudiensi dengan Wakil Ketua DPRD Kota Semarang. (matasemarang.com/Lia Dina)
Mahasiswa beraudiensi dengan Wakil Ketua DPRD Kota Semarang. (matasemarang.com/Lia Dina)

MATASEMARANG.COM – Program Youth Parliamentary dikenalkan oleh mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi yang tergabung dalam Komunitas InterAksi @interaksi.up kepada DPRD Kota Semarang.

Para mahasiswa ditemui langsung oleh Wakil Ketua DPRD Kota Semarang Suharsono di ruang kerjanya dengan suasana yang hangat dan diwarnai diskusi interaktif tentang kepemudaan, partisipasi politik, dan penguatan pendidikan politik bagi generasi muda.

Program Youth Parliamentary dengan konsep “Belajar Politik Jadi Lebih Asik” ini ditujukan bagi mahasiswa serta pelajar SMA/SMK.

Bacaan Lainnya
BACA JUGA  Rukiyanto Serap Aspirasi Warga Bojongsalaman, Fokus pada Longsor dan Infrastruktur

Program ini dirancang untuk membekali peserta dengan pemahaman politik yang menyeluruh, sekaligus mendorong mereka terlibat aktif dalam pembangunan bangsa dan proses demokrasi.

Suharsono menyambut positif inisiatif ini dan menegaskan dukungan DPRD Kota Semarang terhadap agenda-agenda InterAksi ke depan.

Ia menekankan pentingnya generasi muda memahami politik sejak dini agar mampu menjadi pemimpin yang berintegritas dan visioner.

“Program Youth Parliamentary bukan hanya memberikan wawasan politik, tetapi juga membangun kemampuan berpikir kritis dan keterampilan mengambil keputusan secara demokratis. Generasi muda adalah estafet kepemimpinan bangsa, sehingga mereka harus diberikan ruang untuk belajar dan berpartisipasi secara aktif,” kata Suharsono.

BACA JUGA  Krisseptiana: Hapus Patriarki, Perempuan Bisa Berdaya lewat UMKM

Selain sebagai sarana edukasi, kegiatan ini juga memperkuat kolaborasi antara DPRD Kota Semarang dan komunitas mahasiswa. Melalui simulasi mekanisme parlemen, debat kebijakan, serta diskusi kelompok mengenai isu strategis, peserta tidak hanya mendapatkan pemahaman teori, tetapi juga pengalaman praktis dalam dunia politik.

Pos terkait