MATASEMARANG.COM – Wakil Ketua DPRD Jawa Tengah Mohammad Saleh mengajak para santri untuk memanfaatkan program beasiswa pendidikan yang dibuka Pemerintah Provinsi Jawa Tengah tahun 2026.
Menurutnya, program ini merupakan komitmen pemerintah dalam memperluas akses pendidikan tinggi bagi santri dan pengasuh pesantren.
“Program ini sangat baik untuk mendukung peningkatan kualitas SDM santri. Kesempatan seperti ini harus dimanfaatkan sebaik mungkin,” ujar Saleh dikutip Senin 18 Mei 2026.
Program Beasiswa Santri dan Pengasuh Pesantren Tahun 2026 menawarkan bantuan pendidikan mulai jenjang vokasi hingga doktoral (S3), baik di dalam maupun luar negeri.
Untuk beasiswa vokasi dan S1 dalam negeri, pendaftaran dibuka 18 Februari–10 Juli 2026, dengan seleksi 13 Juli–1 Agustus 2026 dan pengumuman hasil pada 3 Agustus 2026.
Sementara itu, program luar negeri dibuka 18 Februari–13 Juni 2026, mencakup S1 luar negeri, double degree, hingga studi keislaman di Al Azhar Mesir serta Al Ahqof dan Imam Syafi’i di Yaman.
Pemprov Jateng memberikan fasilitas lengkap, mulai dari tanggungan penuh Uang Kuliah Tunggal (UKT) hingga delapan semester untuk beasiswa dalam negeri.
Sedangkan untuk luar negeri, pembiayaan meliputi biaya kuliah, biaya hidup, visa, asuransi, hingga tiket pesawat pulang-pergi dari Semarang ke negara tujuan.
Saleh menegaskan, program ini dapat menjadi motivasi bagi santri untuk meningkatkan kapasitas akademik sekaligus memperkuat peran pesantren dalam pembangunan daerah.
“Santri yang memiliki pendidikan dan kompetensi baik akan menjadi kekuatan penting bagi kemajuan daerah dan bangsa,” terang Ketua DPD Golkar Jateng tersebut.


















