MATASEMARANG.COM – Komisi B DPRD Provinsi Jawa Tengah mendorong pengembangan kebun raya unggulan yang terintegrasi dengan wisata edukasi sebagai destinasi andalan daerah.
Ketua Komisi B DPRD Jateng Sri Hartini bersama Wakil Ketua Sholehah Kurniawati dan rombongan meninjau langsung konsep pengelolaan wisata di GL Zoo yang dinilai berhasil memadukan fungsi konservasi, edukasi, dan rekreasi.
“Jateng punya potensi besar, baik wisata alam maupun buatan. Kami ingin kebun raya unggulan yang tidak hanya menarik, tapi juga edukatif dan berkelanjutan,” ujar Sri Hartini, dikutip Jumat 8 Mei 2026 dari laman resmi DPRD Jateng.
Ia menilai tren pariwisata di Jateng menunjukkan perkembangan positif dengan hadirnya destinasi seperti Solo Safari dan Mangkang Zoo. Namun, konsep wisata terintegrasi dinilai perlu diperkuat agar lebih kompetitif.
Sholehah Kurniawati menambahkan, destinasi wisata ke depan harus menghadirkan pengalaman lengkap bagi pengunjung.
“Tidak sekadar rekreasi, tapi juga edukasi dan interaksi langsung dengan lingkungan,” katanya.
Sebagai referensi, GL Zoo memiliki sejumlah zona tematik seperti Petting Zoo, Bird Park, zona reptil, mamalia, primata, hingga wahana rekreasi seperti perahu katamaran, speed boat, ATV, dan terapi ikan.
Konsep ini dinilai mampu menarik minat wisatawan sekaligus mendukung edukasi lingkungan.
Komisi B menegaskan akan bersinergi dengan OPD terkait untuk merancang pengembangan kebun raya unggulan berbasis potensi lokal.
Kolaborasi lintas sektor diharapkan mampu menciptakan destinasi wisata yang berdaya saing sekaligus memberikan dampak ekonomi bagi masyarakat.


















