Hewan Kurban Wajib Dilengkapi Surat Keterangan Kesehatan

Wakil Ketua DPRD Jateng Mohammad Saleh
Wakil Ketua DPRD Jateng Mohammad Saleh

MATASEMARANG.COM – Menjelang Hari Raya Iduladha 2026, Wakil Ketua DPRD Jawa Tengah Mohammad Saleh menekankan pentingnya pengawasan kesehatan hewan kurban.

Menurutnya, pemeriksaan rutin harus dilakukan di pasar hewan, lokasi penjualan, hingga distribusi untuk memastikan ternak benar-benar sehat dan layak konsumsi.

“Pengawasan kesehatan hewan kurban harus diperkuat agar masyarakat merasa aman dan hewan yang diperjualbelikan benar-benar sehat,” ujarnya di Semarang dikutip Jumat 15 Mei 2026.

Bacaan Lainnya
BACA JUGA  Raperda Pelindungan Pekerja Informal, Komisi E Sambangi Kemnaker

Saleh mengingatkan bahwa mobilitas ternak meningkat tajam menjelang Iduladha, sehingga risiko penyebaran penyakit menular seperti Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) serta Lumpy Skin Disease (LSD) harus diantisipasi.

Data Dinas Pertanian dan Peternakan Jateng mencatat kebutuhan hewan kurban tahun ini mencapai 605.817 ekor, terdiri atas sapi 135.772 ekor, kerbau 3.224 ekor, kambing 336.096 ekor, dan domba 130.725 ekor.

Sementara ketersediaan ternak mencapai 982.149 ekor, sehingga Jawa Tengah dinilai mampu memenuhi kebutuhan lokal sekaligus mendukung distribusi ke daerah lain.

BACA JUGA  Pemisahan Pemilu Nasional dan Lokal oleh MK Dinilai Paradoks

Selain pengawasan, Saleh mendorong pemerintah daerah memberikan edukasi kepada peternak terkait pencegahan penyakit, perawatan ternak, dan vaksinasi.

Ia juga mengimbau masyarakat agar lebih selektif saat membeli hewan kurban dengan memastikan adanya surat keterangan kesehatan hewan.

“Masyarakat harus teliti saat membeli hewan kurban. Pastikan hewan dalam kondisi sehat dan memenuhi syarat,” tegas Ketua DPD Golkar Jateng tersebut.

Dengan pengawasan ketat dan ketersediaan ternak yang mencukupi, Saleh berharap pelaksanaan Iduladha 2026 berjalan lancar, aman, dan memberi manfaat ekonomi bagi peternak lokal.

BACA JUGA  Krisseptiana: Pedagang dan Pemerintah Harus Bersinergi Jaga Pasar Tradisional

Pos terkait