DPU Keruk Sedimen Saluran Air di Gajah Raya

MATASEMARANG.COM – Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Kota Semarang menindaklanjuti aduan warga terkait tingginya sedimen di saluran drainase sepanjang Jalan Gajah Raya.

Setelah mendapat aduan warga, DPU langsung menerjunkan tim dengan membawa alat berat dan armada pengangkut untuk mempercepat pengerukan.

Wali Kota Semarang Agustina Wilujeng mengatakan pengerukan sedimen merupakan kegiatan rutin yang dilakukan DPU secara berkala di sejumlah titik rawan.

Bacaan Lainnya
BACA JUGA  Hari Jadi Kota Semarang, Pemkot Siapkan 17 Kado Istimewa untuk Warga

“Kami memang secara rutin melakukan pengerukan sedimen di saluran air. Setiap habis hujan, biasanya sedimentasi kembali muncul. Kalau tidak segera dibersihkan, aliran air bisa tersumbat,” kata Agustina, Sabtu, 25 April 2026.

Agustina menjelaskan, selain sedimentasi, kendala juga muncul dari bangunan penyambung jalan masuk (PJM) yang menutup sebagian drainase dan menghambat aliran air. Untuk kondisi tersebut, petugas biasanya melakukan pengerukan secara manual.

“Kalau ada hambatan seperti akses tertutup, kami tangani dengan cara manual. Tapi kalau memungkinkan, kami gunakan alat berat agar lebih cepat,” tuturnya.

BACA JUGA  Cuaca Ekstrem, Pemkot Semarang Evakuasi Belasan Titik Pohon Tumbang

Menurut Agustina, respons cepat ini merupakan bagian dari standar operasional prosedur yang telah diterapkan DPU, khususnya saat terjadi hujan dengan intensitas tinggi.

“Begitu ada laporan dan kondisi mendesak, kami instruksikan rekan-rekan DPU untuk langsung bergerak. Itu sudah menjadi SOP kami,” katanya.

Selain Jalan Gajah Raya, sejumlah wilayah di Semarang Timur juga menjadi prioritas penanganan, seperti Muktiharjo Kidul, Muktiharjo Lor, hingga kawasan Genuk yang kerap terdampak genangan.

Pos terkait