MATASEMARANG.COM – Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Bank Pasar Kota Semarang terus mempertegas posisinya sebagai Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) yang strategis.
Tidak hanya berfokus pada fungsi intermediasi keuangan masyarakat, Bank Pasar kini memperkuat komitmennya untuk memberikan kontribusi nyata dan berkelanjutan terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kota Semarang.
Langkah penguatan kontribusi fiskal ini ditopang oleh capaian kinerja keuangan internal yang solid.
Pihak manajemen secara konsisten melakukan optimalisasi pos-pos pendapatan bisnis serta menerapkan manajemen risiko yang sangat hati-hati (prudent) di segala lini operasional.
Direktur Utama Bank Pasar Kota Semarang, Novi Anton Andi Taadi, mengungkapkan visi besarnya agar institusi perbankan yang dipimpinnya mampu bertransformasi menjadi pilar finansial andalan yang kompetitif.
Ke depan, bank ini diharapkan tidak hanya sehat secara korporasi, tetapi juga menjadi simbol kebanggaan bagi seluruh masyarakat Kota Semarang.
Sinergi Bersama Pelaku UMKM dan Tata Kelola yang Sehat
Demi mewujudkan ekosistem bisnis yang berkelanjutan, Bank Pasar Kota Semarang terus merapatkan barisan dengan berbagai pemangku kepentingan (stakeholders).
Sinergi yang kuat bersama pemerintah daerah, komunitas usaha, hingga para pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) lokal diyakini menjadi modal utama dalam memacu perputaran ekonomi daerah.
Melalui pendekatan yang inklusif ini, Bank Pasar optimistis mampu memperluas jangkauan pembiayaan produktif sekaligus menjaga rasio kredit tetap aman.
“Harapan kami, Bank Pasar Kota Semarang tumbuh menjadi lembaga keuangan daerah yang semakin sehat, kuat, dan dipercaya masyarakat. Dengan pelayanan prima dan tata kelola yang baik, kami berkomitmen penuh memberikan dividen optimal guna mendukung pembangunan dan perekonomian Kota Semarang,” terang Novi Anton Andi Taadi, Minggu 7 Juni 2026.


















