Kotoran Sapi Jadi Biogas, Tim Polines Pasang Biodigester Plastik Ekonomis di Tembalang

Tim Pengabdian Polines Erwan Tri Efendi meninjau instalasi reaktor biodigester plastik pengolah kotoran sapi bersama anggota Kelompok Tani Tlumplak Makmur di Kelurahan Tandang, Tembalang (foto: Polines)
Tim Pengabdian Polines Erwan Tri Efendi meninjau instalasi reaktor biodigester plastik pengolah kotoran sapi bersama anggota Kelompok Tani Tlumplak Makmur di Kelurahan Tandang, Tembalang (foto: Polines)
  • Tim Pengabdian kepada Masyarakat Polines mengimplementasikan teknologi biodigester plastik untuk mengolah limbah kotoran sapi di Kelurahan Tandang, Tembalang
  • Inovasi bernilai ekonomis ini mengonversi 80–150 kg kotoran sapi harian milik Kelompok Tani Tlumplak Makmur menjadi gas metana siap pakai dan pupuk organik cair

MATASEMARANG.COM – Tim Pengabdian kepada Masyarakat dari Politeknik Negeri Semarang (Polines) menerapkan inovasi teknologi tepat guna berupa sistem biodigester plastik untuk mengolah limbah kotoran sapi menjadi energi biogas di Kelurahan Tandang, Kecamatan Tembalang, Kota Semarang.

Program pemberdayaan kemandirian energi berbasis energi baru terbarukan ini diketuai oleh Erwan Tri Efendi, S.T., M.T., bersama anggota tim dosen yang terdiri dari Anis Roihatin, S.T., M.T., Nur Fatowil Aulia, S.T., M.T., dan Luqman Al Huda, S.T., M.Eng.

Sasaran utama program pengabdian ini ditujukan bagi Kelompok Tani Tlumplak Makmur yang mengelola kandang komunal peternakan dengan populasi 8 hingga 10 ekor sapi.

Bacaan Lainnya

Setiap harinya, peternakan sapi tersebut mampu menghasilkan sekitar 80 hingga 150 kilogram limbah kotoran ternak yang berpotensi menimbulkan pencemaran udara dan bau tak sedap jika tidak terkelola dengan baik.

Selama ini pemanfaatan kotoran ternak di lokasi mitra baru terpakai sekitar 10 hingga 20 persen saja sebagai pupuk tanaman, sementara sisanya sering kali terbuang begitu saja.

Melihat tingginya biaya pembangunan reaktor instalasi biogas konvensional yang mencapai Rp10 hingga Rp15 juta, tim dosen Polines merancang solusi biodigester berbasis plastik transparan yang jauh lebih ekonomis dan mudah diduplikasi.

Teknologi biodigester plastik ini mampu mengonversi kotoran sapi menjadi gas metana siap pakai untuk kebutuhan memasak sekaligus menghasilkan produk sampingan berupa pupuk organik cair (slurry) kaya nutrisi.

Pos terkait