Ketua Tim Pengabdian Polines Erwan Tri Efendi menjelaskan bahwa inovasi teknologi ini hadir untuk menjawab tantangan biaya tinggi sekaligus mendorong kemandirian energi di tingkat petani.
“Penerapan teknologi biodigester plastik untuk menghasilkan biogas merupakan solusi ramah lingkungan yang kami tawarkan dengan pertimbangan kemudahan instalasi, biaya yang relatif terjangkau, serta dapat mendorong kemandirian energi dan memberi nilai tambah ekonomi bagi para peternak,” terangnya Kamis, 5 November 2026.
Selain menyerahkan instalasi teknologi tepat guna, tim pengabdi Polines juga memberikan edukasi, pelatihan pengoperasian, serta tata cara perawatan sistem biogas secara mandiri kepada para anggota kelompok tani.
Pelatihan pengelolaan limbah cair sisa pemrosesan biogas (slurry) turut diberikan agar dapat dimanfaatkan kembali sebagai pupuk organik berkualitas tinggi untuk menopang sektor pertanian lokal.
Melalui penerapan reaktor biodigester ekonomis ini, kawasan Laboratorium Integrated Farming milik Kelompok Tani Tlumplak Makmur diharapkan mampu menjadi sarana edukasi lingkungan yang siap didiseminasikan ke kelompok peternak lainnya.

















