“Begitu juga di Dinas Perhubungan, semua harus berperspektif gender, seperti jalan yang ramah anak dan perempuan,” katanya.
Dialog ini menegaskan bahwa pemberdayaan perempuan bukan hanya soal ekonomi, tetapi juga soal keseimbangan peran dalam keluarga dan masyarakat.
Dengan dukungan kebijakan pemerintah serta keterlibatan aktif perempuan, diharapkan Indonesia mampu mencapai visi Indonesia Emas 2045 dengan masyarakat yang lebih setara, sehat, dan berdaya.





















