Lab Pembuatan Narkotika Dikemas “Liquid Vape” Digerebek

MATASEMARANG.COM – Badan Narkotika Nasional (BNN) menggerebek laboratorium pembuatan narkotika yang dikemas dalam bentuk liquid vape dan happy water, di salah satu apartemen di wilayah Ancol, Jakarta, Selasa.

“Kami menemukan tempat yang digunakan untuk meracik, mengolah narkotika cair yang kemudian disuntikkan ke dalam liquid vape dan happy water,” kata Plt. Deputi Pemberantasan BNN Budi Wibowo di Jakarta Utara, Selasa.

Budi menerangkan dalam pengungkapan tersebut petugas menangkap total empat orang, yang saat ini telah ditetapkan sebagai tersangka dengan perannya masing-masing.

Bacaan Lainnya
BACA JUGA  Bukan Begal, Polisi Ungkap Fakta Tawuran Pelajar di Ngaliyan

Ia juga menambahkan lab pembuatan narkotika tersebut merupakan bagian dari jaringan internasional peredaran gelap narkotika.

Pengungkapan lab pembuatan narkotika tersebut berawal dari Operasi Pengamanan Natal dan Tahun Baru (Nataru) di Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten.

Saat itu tim menangkap dua orang penumpang asal Malaysia berinisial HHS dan DM karena kedapatan membawa bahan yang diduga mengandung narkotika jenis MDMA dan ethomidate.

Berdasarkan temuan tersebut, petugas langsung melakukan pengembangan dan menangkap dua orang lainnya, yakni PS dan HSN, yang diduga berperan sebagai pengendali lapangan serta pengatur operasional jaringan.

BACA JUGA  Kronologi Penangkapan Buron Dewi Astutik

Dari keterangan tersangka PS, tim gabungan kemudian melakukan penggerebekan di sebuah apartemen di Jakarta, yang digunakan sebagai lokasi peracikan narkotika.

Di tempat tersebut, bahan MDMA dan ethomidate yang diselundupkan dari luar negeri dicampur dengan minyak nikotin dan cairan perasa untuk dijadikan liquid vape sebelum dipindahkan ke lokasi lain.

Pos terkait