“Harapan kami, SLEEP-7 dapat terus disempurnakan, diteliti, dan suatu saat benar-benar dapat digunakan secara lebih luas untuk membantu pasien hipertensi,” tutur Kesuma.
Dosen pembimbing tim Prima Trisna Aji menyampaikan bahwa fokus utama pendampingan mahasiswa adalah menciptakan solusi nyata yang memberi manfaat langsung bagi ilmu pengetahuan dan masyarakat.
“Sejak awal target kami sebenarnya bukan semata-mata menjadi juara. Kami ingin mahasiswa berani berpartisipasi, berani membawa gagasannya keluar dari ruang kelas, dan yang paling penting inovasi tersebut dapat memberikan manfaat langsung. Ketika kemudian mendapatkan Juara I, tentu kami sangat bersyukur,” ujar Prima Trisna Aji.
Sebagai langkah tindak lanjut dari kemenangan tersebut, pihak dosen pembimbing saat ini tengah mendampingi tim mahasiswi Unimus untuk mendaftarkan hak paten atas karya inovasi SLEEP-7.


















