Pelajar Sayung Terjebak Banjir Dijemput Perahu Karet Ditpolairud

Perahu karet Ditpolairud menjemput pelajar terjebak banjir Sayung
Perahu karet Ditpolairud menjemput pelajar terjebak banjir Sayung

MATASEMARANG.COM – Banjir yang menggenangi Sayung Kabupaten Demak membuat akses para pelajar terganggu untuk menuju ke sekolahnya.

Direktorat Kepolisian Perairan dan Udara (Ditpolairud) Polda Jawa Tengah memutuskan untuk menjemput para pelajar tersebut dengan perahu karet.

Pada Senin, 26 Mei 2025, Unit 4 Siaga SAR Ditpolairud Polda Jateng menerjunkan 17 personel diterjunkan dalam misi ini

Bacaan Lainnya
BACA JUGA  Jadwal Pemadaman Listrik Kendal Rabu 12 November 2025, Ada 2 Wilayah Terdampak

Mereka menggunakan pelampung, helm, hingga dua unit perahu karet bermesin.

“Sejak pagi kami sudah melakukan koordinasi dengan Polsek Sayung. Setelah itu tim langsung menuju lokasi dan membantu anak-anak sekolah menyeberang menggunakan perahu karet dan truk, agar mereka tetap bisa mengikuti pelajaran meski lingkungan mereka tergenang,” ujar Katim Unit 4 Siaga SAR, IPTU Abdul Latif Ibrahim.

Selain menumpang perahu, petugas juga tampak menggendong sejumlah anak melewati genangan air yang dangkal.

Aksi ini turut mendapat sambutan hangat dan apresiasi warga setempat yang merasa terbantu saat menyeberang dan beraktifitas melintasi lokasi yang terdampak banjir.

BACA JUGA  Kapolsek Tembalang Minta Pelajar Tak Terprovokasi Ajakan Unjuk Rasa

Direktur Polairud Polda Jateng, Kombes Pol Hariadi, dalam keterangan di Mako Ditploairud menegaskan bahwa kegiatan kemanusiaan semacam ini merupakan bentuk kehadiran Polri dalam membantu masyarakat, khususnya anak-anak, agar tetap bisa mengakses pendidikan meski dalam situasi sulit.

“Kami hadir bukan hanya untuk penegakan hukum di wilayah perairan, tetapi juga untuk menjawab kebutuhan kemanusiaan. Anak-anak ini adalah masa depan bangsa. Tugas kita bersama memastikan mereka tetap bisa sekolah, apapun kondisinya,” tegas Kombes Pol Hariadi.

BACA JUGA  Tanggul Sungai Tuntang Jebol: Sawah Subur di Grobogan Berubah Jadi Daratan Lumpur

Pos terkait