Pada hari yang sama, Pengadilan Rakyat Menengah Kota Shenzhen dan Pengadilan Rakyat Distrik Nanshan, Shenzhen, juga menjatuhkan putusan terhadap sejumlah orang yang terlibat dalam perkara terkait Evergrande Group, termasuk menghimpun simpanan masyarakat secara ilegal, penipuan penghimpunan dana, dan penggunaan dana secara melawan hukum.
Sebanyak 56 orang, termasuk Zhen Litao, Ke Peng, Xu Tenghe, Xu Zhijian, Du Liang, dan Liang Dong, dijatuhi hukuman penjara dengan masa hukuman mulai dari 18 tahun hingga satu tahun 10 bulan. Mereka juga dijatuhi hukuman denda atau penyitaan harta kekayaan.
Evergrande Group pernah menjadi pengembang properti terbesar di Tiongkok, tetapi telah terbebani utang sejak 2020.
Kelompok usaha itu didirikan pada 1996 dan memiliki berbagai industri termasuk “Evergrande Real Estate”, “Evergrande New Energy Auto”, “Evergrande Property Services” dan “Ocean Flower Island”.
“Evergrande Real Estate Group” memiliki lebih dari 1.300 proyek di lebih dari 280 kota di China sedangkan “Evergrande Property Services Group” adalah perusahaan manajemen raksasa dengan sekitar 3.000 proyek dan total area pengelolaan lebih dari 509 juta meter persegi dan total area kontrak lebih dari 812 juta meter persegi.
Sementara “Ocean Flower Island” adalah resor wisata terpadu yang mengintegrasikan tempat makan, akomodasi, transportasi, pariwisata, belanja, hiburan, konferensi, kesehatan dan budaya di kota Danzhou, Provinsi Hainan, dengan total luas 7,8 kilometer persegi. [Ant]















