Penuaan Penduduk Asia Tenggara Bakal Guncang Sektor Pertanian

“IPB University berfungsi sebagai model integrasi pendidikan, penelitian, dan inovasi yang relevan dengan pembangunan berkelanjutan,” katanya.

Kerja sama dengan Kyoto University selama ini telah berlangsung sejak lama. Ke depan, dia berkomitmen memperluas kolaborasi, termasuk penguatan riset bersama dan pengembangan program double degree.

Simposium ini diharapkan dapat memperkuat jaringan penelitian Asia serta membuka peluang kolaborasi baru untuk menghadapi tantangan demografi dan pertanian di masa depan. ***

Bacaan Lainnya
BACA JUGA  Batik Pekalongan Hadapi Tantangan Dolar, Harga Bahan Baku Naik

Pos terkait