“Jadi masyarakat mesti ngerti juga bahwa APBN adalah meng-absorb shock seperti ini, sehingga masyarakat masih bisa melakukan bisnisnya, kegiatannya tanpa kenaikan beban yang berlebihan. Itu yang kadang-kadang dilupakan orang,” kata Purbaya. [Ant]
Pos terkait
Tokopedia dan TikTok Dikabarkan Bakal PHK Pegawai, Ini yang Dilakukan Said Iqbal
BPKAD Pastikan Keuangan Kota Semarang Aman hingga Desember 2026
Kemandirian Fiskal Tertinggi Kategori Kota se-Indonesia, Semarang Ditetapkan Jadi Transformer City
Dirut Pos Indonesia Mundur, Danantara Beberkan Sejumlah Persoalan
Gubernur Jateng Dorong Revitalisasi Pelabuhan Tanjung Emas Semarang
Tenang, Tarif Listrik Dijamin Tidak Naik hingga September 2026
Pasar Kelinci Pedaging Terbuka Lebar, Harga Capai Rp45 Ribu per Kg
Ekspor Teri Nasi ke Jepang-Singapura, Program Undip Libatkan Ribuan Nelayan
Potongan Aplikasi 8 Persen Berlaku per 1 Juli 2026, Hanya untuk Ojol Roda dua
Prabowo Bakal Pangkas Jumlah BUMN, dari 1.000-an Jadi 250 Saja


















