Senjata hingga Narkotika Barang Bukti Hasil Tindak Pidana Dimusnahkan

Kejari Demak musnahkan barang bukti tindak pidana, Rabu 24 September 2025 (foto: Pemkab Demak)
Kejari Demak musnahkan barang bukti tindak pidana, Rabu 24 September 2025 (foto: Pemkab Demak)

MATASEMARANG.COM – Ribuan barang bukti hasil tindak pidana dimusnahkan Kejaksaan Negeri (Kejari) Demak di halaman kantor dengan melibatkan pihak terkait pada Rabu, 24 September 2025. 

Pemusnahan Barang rampasan tersebut terdiri, senjata api, senjata tajam, dan bahan peledak/petasan seberat kurang lebih 1,1 Kg.

Selain itu, barang berupa narkotika dari 14 perkara dengan barang bukti sabu-sabu seberat kurang lebih 52,27 gram. 

Bacaan Lainnya
BACA JUGA  Polres Demak Gelar Turnamen Mobile Legends Total Hadiah Rp10 Juta

Kepala Seksi Pemulihan Aset dan Pengelolaan Barang Bukti Kejari Demak Bayu Kusumo Wijoyo menyampaikan bahwa barang bukti yang dimusnahkan merupakan hasil perkara periode Mei hingga Agustus 2025 dan telah berkekuatan hukum tetap.

Pemusnahan tersebut merupakan bentuk kepastian hukum sekaligus komitmen kejaksaan dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat.

“Dengan pemusnahan ini, kami memastikan barang bukti hasil tindak pidana benar-benar hilang dari peredaran dan tidak bisa disalahgunakan lagi”, terangnya.

Tindak pidana kesehatan dari 8 perkara dengan barang bukti obat terlarang (alprazolam dan pil berlogo Y) sejumlah kurang lebih 1.809 butir.

BACA JUGA  Kejaksaan Agung Buru "Raja Minyak" Riza Chalid setelah Tiga Kali Mangkir

Kemudian penganiayaan dari 2 perkara dengan barang bukti clurit. Pencurian dari 8 perkara dengan barang bukti alat pancing, batu bata, kursi plastik, dan barang lainnya.

Perjudian dari 7 perkara dengan barang bukti kupon togel, kartu domino, dan kartu remi. Tindak pidana mata uang berupa uang palsu senilai Rp700.000.

Selanjutnya, Tindak pidana ringan dari 10 perkara dengan barang bukti 53 botol minuman keras berbagai jenis serta krecekan. Barang elektronik berupa 6 unit handphone dari sejumlah perkara.

BACA JUGA  Petani Dilarang Pasang Jebakan Tikus Beraliran Listrik, Burung Hantu Jadi Solusi

Pos terkait