Kepala Dinas Perhubungan Kota Semarang Danang Kurniawan menjelaskan bahwa pengadaan sempat tertunda akibat kendala cuaca ekstrem badai saat pengiriman dari negara produsen, namun dipastikan seluruh unit terpenuhi tepat waktu.
Armada anyar Koridor 1 ini berjenis low deck (pintu rendah) yang sangat cocok dengan karakteristik jalur datar Semarang bawah dengan daya jelajah baterai 240 hingga 300 km sekali pengisian daya.
Untuk mendukung operasional bus low deck ini, Dishub Kota Semarang merehabilitasi fasilitas halte, baik dengan menambah anak tangga pada shelter high deck yang ada maupun membangun shelter low deck baru di titik-titik strategis.
Koridor 1 juga diproyeksikan menjadi percontohan penerapan sistem pembayaran nontunai secara penuh (full cashless).
Rencana Ekspansi Bus Listrik Koridor 5 (PRPP – Meteseh)

Sebagai respons atas aspirasi masyarakat terkait pelayanan di rute padat pemukiman, BLU Trans Semarang menyiapkan rencana ekspansi bus listrik untuk Koridor 5 rute PRPP – Meteseh PP pada tahun depan.
Jumlah armada di rute ini diusulkan bertambah dari 16 unit menjadi 18 unit dan seluruhnya dikonversi menjadi bus listrik untuk memangkas waktu tunggu (headway).
Kepala BLU Trans Semarang Haris Setyo Yunanto mengatakan bahwa rute Meteseh yang memiliki variasi tanjakan telah melalui uji coba dan evaluasi teknis yang ketat guna memastikan ketahanan baterai dan performa mesin.
Sesuai regulasi bus listrik, pemeliharaan armada Koridor 5 nantinya wajib mengikat kerja sama resmi dengan Agen Pemegang Merek (APM) atau pihak karoseri resmi demi menjaga standar keamanan.


















