Menurutnya, potensi risiko saat ini murni berasal dari debu halus biasa akibat kondisi cuaca kemarau yang kering.
“Masyarakat tidak perlu panik karena abu vulkanik negatif. Namun karena ini musim kemarau, debu jalanan atau PM 2,5 tetap lumayan tinggi. Kami sarankan tetap memakai masker saat terpaksa beraktivitas di luar rumah dan memperbanyak konsumsi air putih,” imbaunya.


















