Apabila korban tidak memberikan respons, masyarakat perlu segera melakukan resusitasi jantung paru (RJP) sebagai bagian dari BHD sebelum membawa korban ke fasilitas kesehatan atau menunggu bantuan medis datang.
“Sering kali orang malah sibuk menggosokkan minyak, padahal yang utama adalah memastikan jalan napasnya aman dan sirkulasi jantungnya terjaga,” ujarnya.
Piprim menambahkan edukasi BHD menjadi salah satu kegiatan yang digelar dalam peringatan HUT ke-72 IDAI sebagai upaya meningkatkan kemampuan masyarakat dalam menghadapi kondisi kegawatdaruratan. [Ant]


















