Bank Jateng Dukung Program SMK Go Global, Perkuat Ekosistem Pembiayaan Pekerja Migran

Direktur Utama Bank Jateng Bambang Widyatmoko bersama Dirjen P3KLN KP2MI Dwi Setiawan saat rapat pembahasan Program SMK Go Global di Jakarta (foto: Bank Jateng)
Direktur Utama Bank Jateng Bambang Widyatmoko bersama Dirjen P3KLN KP2MI Dwi Setiawan saat rapat pembahasan Program SMK Go Global di Jakarta (foto: Bank Jateng)

Direktur Jenderal Promosi dan Pemanfaatan Peluang Kerja Luar Negeri KP2MI Dwi Setiawan menekankan pentingnya keterlibatan perbankan daerah untuk memfasilitasi kebutuhan peserta selama proses penempatan.

“Program SMK Go Global diarahkan untuk menyiapkan tenaga kerja yang memiliki kompetensi sesuai kebutuhan pasar kerja global. Karena itu, kolaborasi dengan perbankan menjadi penting, terutama dalam mendukung kebutuhan peserta pada proses penempatan kerja ke luar negeri,” terang Dwi.

Khusus wilayah Jawa Tengah, program ini mematok target 6.800 peserta yang terbagi dalam dua gelombang. Per 14 Agustus 2026, sebanyak 2.000 peserta tercatat telah lolos seleksi awal.

Bacaan Lainnya
BACA JUGA  Bank Jateng dan Pemkab Pemalang Sepakat Perkuat Tata Kelola Akuntabel

Seluruh peserta yang mulai mengikuti pelatihan pada 26 Agustus 2026 ditargetkan menjalani penempatan kerja perdana pada akhir September 2026 ke berbagai negara seperti Malaysia, Taiwan, Jepang, Korea Selatan, Jerman, Australia, hingga Maladewa.

Bambang Widyatmoko menambahkan, pendampingan perbankan akan terus berjalan hingga para pekerja migran kembali ke tanah air.

“Harapannya, dukungan Bank Jateng tidak berhenti pada pembiayaan keberangkatan. Kami ingin membangun ekosistem yang berkelanjutan, mulai dari pembukaan rekening, transaksi remitansi, pembiayaan penempatan, hingga ketika pekerja migran kembali ke Indonesia dan mulai membangun usaha,” pungkas Bambang Widyatmoko. (AD)

Pos terkait