Mobil kepresidenan Maung MV3 Garuda Limousine merupakan kendaraan taktis dengan desain eksklusif yang menggunakan warna dominan putih pada tampilan luarnya. Maung MV3 Garuda juga saat ini menjadi varian teranyar keluarga Maung yang diproduksi oleh PT Pindad. Maung Garuda dirancang khusus sebagai kendaraan resmi Presiden RI dan Wakil Presiden RI sehingga mobil tersebut pun memenuhi standar tertinggi untuk keamanan, kenyamanan, dan performa.
Simbol Kemandirian
Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya, dalam siaran resmi yang sama, menegaskan pilihan menerbangkan Maung Garuda ke Cebu, Filipina, diambil karena Indonesia ingin menunjukkan simbol kemandirian dan kepercayaan diri bangsa terhadap industri strategis dalam negeri.
“Penggunaan Maung di forum internasional ini bukan sekadar alat transportasi, melainkan sebagai simbol kemandirian, kepercayaan diri bangsa, dan kemajuan industri nasional Indonesia. Maung menjadi simbol diplomasi. Dari dalam negeri, untuk Indonesia, hadir di panggung dunia,” kata Seskab Teddy.
Tidak hanya itu, perjalanan memboyong Maung dari Jakarta hingga mendarat di Cebu juga menjadi simbol kesiapan negara dalam membawa produk strategis nasionalnya tampil di forum dunia.
“Kehadiran kendaraan tersebut sekaligus menunjukkan bahwa karya industri pertahanan Indonesia mampu berdiri sejajar dan dipercaya mendukung agenda kenegaraan di forum tertinggi kawasan Asia Tenggara,” demikian siaran resmi Sekretariat Presiden.
Selepas rangkaian KTT Ke-48 ASEAN berakhir pada Jumat (8/5) malam dan pada Sabtu (9/5) pagi, Presiden bertolak dari Cebu menuju Pulau Miangas, Sulawesi Utara, mobil kepresidenan Maung Garuda pun diterbangkan kembali pulang menuju Indonesia menggunakan pesawat TNI AU A400M. [Ant]


















