MATASEMARANG.COM – DPRD Kota Semarang terus mendorong Pemerintah Kota Semarang untuk memberikan layanan transportasi massal yang lebih nyaman dan efisien.\
Dengan demikian, diharapkan masyarakat bisa beralih ke moda transportasi massal yang bisa berdampak pada peningkatan kualitas udara yang lebih baik.
“Kalau pelayanannya bagus, masyarakat otomatis akan berpindah menggunakan transportasi massal untuk berangkat kerja maupun mobilitas dari rumah ke tempat lainnya,” kata Ketua DPRD Kota Semarang Kadarlusman, Jumat 12 Desember 2025.
Pilus, sapaan akrabnya, mengaku setuju dengan adanya kebijakan pemerintah kota Semarang yang mewajibkan para aparatur sipil negara (ASN) untuk menggunakan kendaraan pribadi ke kantor sekali dalam sepekan.
“Kalau ini dilakukan akan luar biasa mengurangi jumlah polusi dari kendaraan pribadi oleh pegawai di lingkup Pemkot Semarang, sehingga bisa menjadi contoh instansi lain, maupun kampus bisa ikut bersama mengikuti gerakan positif tersebut,” tuturnya.
Pilus mengatakan, aturan tersebut pernah diterapkan di Pemkot Semarang sebagai upaya untuk membuat udara di Semarang lebih bersih dan sehat. Pemkot Semarang harus bisa mengawali dan menjadi contoh sebelum mengajak masyarakat yang lebih luas.
“Ini salah satu upaya, seperti tiap Minggu yang digelar Car Free Day (CFD) sejak pagi sampai jam 10, meski hanya diberlakukan 2-3 jam sangat mengurangi cemaran polusi di udara,” kata dia.
Lebih lanjut, Pilus juga menyoroti terkait armada BRT Trans Semarang yang usianya sudah harus diremajakan.





















