Perwal Sudah Jadi, Dewan Minta Masyarakat Tunggu Pencairan BOP Rp25 Juta per RT

Anggota Komisi A DPRD Kota Semarang Ali Umar Dhani (matasemarang.com/ Lia Dina)
Anggota Komisi A DPRD Kota Semarang Ali Umar Dhani (matasemarang.com/ Lia Dina)

MATASEMARANG.COM – DPRD Kota Semarang meminta masyarakat Kota Semarang agar bersabar menunggu pencairan dana Bantuan Operasional Penyelenggaraan (BOP) Rp25 juta/RT tahun 2026.

Anggota Komisi A DPRD Kota Semarang Ali Umar Dhani mengatakan jika saat ini Peraturan Wali Kota (Perwal) terkait petunjuk teknis (juknis) dana BOP sudah jadi setelah dilakukan sinkronisasi di bagian hukum Pemerintah Provinsi Jawa Tengah.

Namun oleh Pemerintah Kota Semarang, Perwal tersebut sedang dikonsultasikan ke Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Provinsi Jawa Tengah.

Bacaan Lainnya
BACA JUGA  Fenomena "Cashback" THR: Perusahaan Paksa Pekerja Kembalikan Uang Tunai

Hal ini dilakukan agar pencairan dan pelaporan dana BOP di masyarakat tidak ada kendala terkait hukum di kemudian hari.

“Pencairan BOP Rp25 juta pasti cair cuma semangatnya adalah agar aman bagi semua jadi masyarakat melaporkan mudah tapi aman secara hukum maka saat ini Perwalnya sedang dikonsultasikan ke BPK,” kata Ali, Kamis, 4 Juni 2026.

Ali mengatakan perwal yang dikonsultasikan ke BPK salah satunya terkait bagian mana saja yang akan terkena pajak hingga proses penyederhanaan laporan agar tidak bermasalah secara hukum.

BACA JUGA  Menlu: Jadi Anggota Dewan Perdamaian, RI Tak Perlu Setor 1 Miliar Dolar AS

“Harapannya penggunaan yang masih salah di tahun 2025 itu tidak terulang lagi jadi kita tunggu hasil konsultasi dengan BPK,” jelasnya.

Ali berharap penggunaan dana BOP nantinya bisa tepat sasaran.

Terkait keresahan masyarakat apakah dana BOP akan benar-benar cair di tahun ini, Ali menegaskan bahwa dana BOP tersebut sudah tercatat di APBD 2026.

“Di APBD 2026 sudah ada angkanya, masyarakat tidak perlu khawatir bahwa BOP akan cair. Mohon bersabar agar aman secara hukum, pelaporan agar pelaksanaan di tahun 2026 ini lebih baik jadi ketika ada audit tidak banyak temuan atau masalah jadi memang masih menunggu dari BPK dulu,” pungkasnya.

BACA JUGA  Krisseptiana Minta Penyintas Kanker Berdamai dengan Diri dan Berjuang

Pos terkait