Fraksi PKS Minta Pemkot Semarang Selesaikan Masalah Banjir

Rapat Paripurna DPRD Kota Semarang. (matasemarang.com/Lia Dina)
Rapat Paripurna DPRD Kota Semarang. (matasemarang.com/Lia Dina)

MATASEMARANG.COM – Rapat Paripurna pembahasan Raperda APBD Pemerintah Kota Semarang 2026 salah satunya diisi dengan pandangan umum dari fraksi-fraksi yang ada di DPRD Kota Semarang yang digelar pada Rabu 26 November 2025.

Dari Fraksi PKS, Ali Umar Dhani selaku sekretaris Fraksi PKS DPRD Kota Semarang menyampaikan apresiasi atas target pendapatan 2026 sebesar Rp4,17 triliun. Hal ini menunjukkan optimisme pendapatan yang lebih besar dari tahun sebelumnya.

Selain itu, pihaknya juga meminta agar Pemkot Semarang menguatkan kebijakan terkait lingkungan hidup yang menjadi salah satu prioritas di tahun 2026. Hal tersebut termasuk realisasi penggunaan bus listrik sebagai moda transportasi ramah lingkungan.

Bacaan Lainnya
BACA JUGA  1.842 Hektare Sawah di Grobogan Terendam Banjir, Pemprov Siap Dampingi Petani Ajukan Klaim Asuransi

“Ini bagian dari prioritas pemerintah kota di bidang lingkungan,” kata Ali.

Ali juga memberikan catatan penting terkait penanganan banjir, khususnya di wilayah Genuk, Gayamsari, dan Pedurungan yang sempat terendam hingga 12 hari pada awal 2025.

“Kami berharap ada roadmap penanganan banjir yang jelas, karena dampaknya besar terhadap aktivitas warga dan infrastruktur,” jelasnya.

Lebih lanjut, Fraksi PKS juga menyoroti lemahnya sistem CCTV berbasis RT. Selama ini CCTV milik pemerintah terpusat di instansi.

BACA JUGA  Reses di Karanganyar, Sumanto Dorong Anggota DPRD Kabupaten Ikut Bersinergi dalam Pembangunan

Pihaknya mendorong pengadaan CCTV di tingkat RT yang terkoneksi dengan sistem kota. Apalagi banyak menu di Pantau Semar yang ketika diklik masih kosong.

“Nanti akan dilanjutkan Banggar, Pemerintah dan DPRD sama-sama berharap fokus lingkungan dan pangan mampu menjawab tantangan utama Kota Semarang tahun mendatang,” tandasnya.

Pos terkait