Sebelumnya, OpenAI telah mengeksekusi model kemitraan strategis serupa bersama Pemerintah Thailand melalui National Innovation Agency (NIA), jaringan venture capital, serta institusi pendidikan tinggi setempat.
Lewat kolaborasi di Thailand tersebut, OpenAI menghadirkan program akselerator AI yang fokus memberikan pelatihan teknis, penyediaan insentif komputasi, hingga dukungan pendanaan bagi startup dan pengembang lokal.
Sandy menegaskan bahwa OpenAI membuka peluang besar untuk mereplikasi skema kolaborasi strategis semacam itu di Indonesia.
Langkah ini diyakini tidak hanya akan menutup kesenjangan kapabilitas, tetapi juga mendorong munculnya berbagai solusi AI lokal yang mampu bersaing di tingkat regional.
“Kami sangat bersemangat untuk bekerja sama secara erat dengan pemerintah Indonesia, pemimpin industri, dan masyarakat sipil guna membangun ekosistem AI yang inklusif dan berdampak tinggi,” pungkas Sandy. [Ant]


















