- Apada masa Jokowi kuliah, Fakultas Kehutanan UGM tidak menerapkan pembagian jurusan secara formal
MATASEMARANG.COM – Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) membeberkan riwayat pendidikan mulai dari sekolah dasar (SD) hingga perguruan tinggi. Riwayat sekolah itu Jokowi ungkap saat memberikan kesaksian dalam sidang kasus dugaan pencemaran nama baik terkait tudingan ijazah palsu dengan terdakwa Roy Suryo dan kawan-kawan di Pengadilan Negeri Jakarta Timur (PN Jaktim).
“Jadi, dimulai dari SD, saya di SD Negeri Nomor 111 Kota Surakarta. Kemudian di SMP Negeri 1 Kota Surakarta, kemudian SMA Negeri 6 Kota Surakarta,” kata Jokowi di hadapan majelis hakim di Pengadilan Negeri Jakarta Timur, Kamis.
Setelah menyelesaikan pendidikan SMA, Jokowi melanjutkan kuliah pada jenjang sarjana di Fakultas Kehutanan Universitas Gadjah Mada (UGM), Yogyakarta.
Keterangan itu disampaikan Jokowi saat menjawab pertanyaan Jaksa Penuntut Umum (JPU) yang meminta dirinya menjelaskan riwayat pendidikan secara berurutan dari SD hingga perguruan tinggi.
Selain menanyakan riwayat pendidikan, JPU juga menggali lebih jauh mengenai mata kuliah pilihan yang diambil Jokowi selama menempuh pendidikan di Fakultas Kehutanan UGM.
Jokowi menjelaskan, pada masa dirinya kuliah, Fakultas Kehutanan UGM tidak menerapkan pembagian jurusan secara formal.
“Jadi, di Fakultas Kehutanan itu sejak saya masuk tidak ada yang namanya jurusan, tidak ada. Tetapi kami para mahasiswa itu diberikan pilihan untuk mengambil mata kuliah pilihan,” jelas Jokowi.
Pilihan mata kuliah tersebut kemudian membuat mahasiswa dikenal memiliki kecenderungan pada bidang tertentu, seperti teknologi kayu atau teknologi hasil hutan, silvikultur, ekonomi kehutanan, hingga konservasi hutan.

















