Mimpi Timnas Indonesia Lolos ke Piala Dunia Pupus

Timnas Indonesia
Para pemain tim nasional Indonesia pada laga Grup B putaran keempat Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia kontra Irak di Stadion King Abdullah Sports City, Jeddah, Sabtu (11/10/2025) malam waktu setempat. Indonesia kalah 0-1 pada laga tersebut dan gagal ke Piala Dunia 2026. (PSSI)

MATASEMARANG.COM – Mimpi Tim Nasional Indonesia lolos ke Piala Dunia 2026 pupus sudah. Harapan sirna setelah Jay Idzes dan kawan-kawan takluk 0-1 dari Irak pada pertandingan Grup B putaran keempat kualifikasi zona Asia di Stadion King Abdullah Sports City, Jeddah, Minggu dini hari WIB.

Kekalahan itu membuat Indonesia membeku di posisi juru kunci Grup B lantaran tanpa poin dari dua pertandingan, situasi yang memupuskan harapan Indonesia berlaga di Piala Dunia 2026. Sebelumnya, Indonesia dikandaskan Arab Saudi dengan skor 2-3.

BACA JUGA  Pintu Gerbang Pagar Balaikota Semarang Dipasang Kawat Berduri Cegah Anarkis Aksi May Day

Di sisi lain, kemenangan membuat peluang Irak lolos ke putaran final Piala Dunia 2026 terbuka lebar. Saat ini, Irak yang baru memainkan satu laga di Grup B menempati posisi kedua klasemen sementara dengan tiga poin.

Bacaan Lainnya
BACA JUGA  PGN Pasok Gas Bumi ke Rumah Sakit Panti Wilasa Citarum Semarang

Tim yang berhak melaju langsung ke Piala Dunia 2026 dari putaran keempat Zona Asia adalah juara grup. Sementara peringkat kedua akan berlaga di putaran kelima. 

Jalannya Pertandingan

Pada pertandingan kontra Irak, kekalahan Indonesia terjadi akibat gol yang dicetak gelandang Zidane Iqbal ketika laga sudah memasuki menit ke-75.

Irak berupaya menekan terlebih dahulu ketika laga dimulai, tetapi Indonesia yang menciptakan peluang pada menit kesembilan lewat tendangan Thom Haye yang masih menyamping.

BACA JUGA  Menag Minta Jadwal Distribusi MBG Disesuaikan Tradisi Puasa Senin-Kamis Santri

Lima menit kemudian, Indonesia kembali menciptakan peluang lewat umpan tarik dari Thom Haye, akan tetapi bola yang disambut Mauro Zijlstra dapat ditutup lini pertahanan Irak.

Skuad asuhan Patrick Kluivert kembali memiliki peluang semenit kemudian melalui sepak pojok, tetapi sundulan Zijlstra masih menyamping dari gawang Irak.

Pos terkait