Pemkot Semarang Siaga Hadapi Puncak Musim Kemarau

Patroli keliling di lahan kosong berpotensi terbakar diintensifkan pada jam puncak panas ekstrem pukul 10.00 hingga 13.00 WIB. Masyarakat yang menemukan indikasi kebakaran diminta segera melapor melalui Call Center 112 atau kontak WhatsApp resmi Damkar Kota Semarang di nomor 0815 6971 113 dan 0815 6770 0113.

Sementara itu, Dinas Lingkungan Hidup Kota Semarang memperkuat pencegahan di kawasan pemukiman dengan mengedukasi warga terkait larangan membakar sampah dan memotong ilalang kering di sekitar bangunan. Bersama pemangku wilayah, DLH memasang papan imbauan, memonitor serta mengangkut langsung sampah dari lokasi buangan liar.

BACA JUGA  Trump Ancam Kirim Rudal Tomahawk ke Ukraina bila Perang dengan Rusia Tak Segera Berakhir

Khusus di TPA Jatibarang, DLH dan Damkar berkolaborasi melakukan patroli rutin pengecekan titik api, penempelan imbauan larangan merokok, pembagian pamflet, serta penimbunan sampah dengan tanah (cover soil).

Bacaan Lainnya

Pengendalian risiko juga dilakukan melalui flaring atau pengontrolan gas metan, penyiraman pendinginan dua hari sekali, serta pemasangan sistem pipa injeksi air di titik rawan tumpukan sampah.

BACA JUGA  Pemprov Jateng Mulai Kaji Soal Pajak Kendaraan Listrik

Di sektor kesehatan, Dinas Kesehatan Kota Semarang menyiagakan seluruh puskesmas dan fasilitas kesehatan guna mengantisipasi lonjakan penyakit akibat cuaca ekstrem.

“Ancaman kemarau tidak hanya berdampak pada ketersediaan air bersih, tetapi juga berisiko memicu lonjakan penyakit seperti Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) dan diare. Saya minta Dinkes bergerak cepat memastikan seluruh puskesmas siaga penuh melayani warga,” tegas Agustina.

Fasilitas kesehatan primer dan layanan darurat dipastikan beroperasi penuh selama 24 jam untuk melayani masyarakat. Pemerintah menjamin ketersediaan logistik medis mulai dari obat-obatan hingga dukungan kesehatan jiwa.

Pos terkait