MATASEMARANG.COM – Pemerintah Kabupaten Demak melalui Dinas Pertanian dan Pangan melaporkan sekitar 278 hektare sawah di Kecamatan Guntur mengalami puso akibat banjir yang dipicu jebolnya tanggul awal April 2026 lalu.
Lahan terdampak tersebar di lima desa, yakni Trimulyo, Tlogorejo, Bumiharjo, Sidoharjo, dan Turitempel.
Selain itu, enam desa di Kecamatan Karangtengah juga terendam dengan luas sekitar 211 hektare.
Kepala Dinas Pertanian dan Pangan Demak Agus Herawan menyebut Desa Sidoharjo menjadi yang paling parah dengan 126 hektare sawah rusak, disusul Turitempel sekitar 80 hektare.
“Laporan sudah kami sampaikan ke pusat. Saat ini sudah ada droping bantuan benih padi sebanyak 11 ton dari BSIP Jawa Tengah,” jelas Agus, Rabu 15 April 2026.
Langkah pelaporan ini dilakukan agar petani terdampak segera mendapat bantuan dan bisa kembali menanam, sehingga beban mereka berkurang dan pemulihan lebih cepat.
Selain bantuan benih, pemerintah juga menyiapkan program pemulihan lahan dan pendampingan agar petani bisa bangkit dari kerugian akibat banjir.


















